Bahan Berbahaya Berikut Sebelum Gunakan Jasa Semprot Desinfektan

Jasa Semprot Desinfektan

Penggunaan cairan desinfektan yang diracik oleh jasa semprot desinfektan tentunya ditangani oleh tenaga professional. Meskipun begitu, Anda juga perlu mengenali komposisi bahan agar bisa mengenali efek bahayanya jika terpapar di tubuh. Berikut penjelasannya:

Bahan-Bahan Desinfektan yang Berbahaya Menurut Jasa Semprot Desinfektan

Meskipun diracik oleh tenaga ahli, namun menjadi hal penting bagi Anda untuk mengetahui komposisi apa saja di dalamnya. Selain menjadi informasi tambahan, sebagai klien juga perlu mengenali efek bahayanya agar menghindarkan dari cedera saat proses pengerjaan. Berikut beberapa diantaranya:

1. Alkohol

Meskipun biasanya menjadi bahan utama dalam bahan desinfeksi, namun perlu Anda ketahui bahwa alkohol juga memiliki dampak buruk apabila terhirup oleh saluran pernafasan. Oleh karena itu, pekerja jasa semprot desinfektan akan menggunakan APD lengkap selama proses penyemprotan.

Bahan kimia ini memiliki sifat mudah terbakar serta menyebabkan infeksi pada kulit apabila terpapar. Selain itu, jika orang tidak sengaja menghirupnya dapat membuat iritasi saluran pernafasan. Bahkan juga memiliki dampak negatif bagi sistem saraf pusat.

2. Aldehid

Bahan kimia selanjutnya yang memiliki efek bahaya apabila terpapar di tubuh adalah aldehid. Hal ini masih menjadi alasan utama mengapa pekerja jasa semprot desinfektan harus menggunakan APD selama proses desinfeksi berlangsung.

Apabila tidak sengaja terhirup, aldehid akan menyebabkan keracunan serta iritasi pada saluran pernafasan manusia. Selain itu, kelompok dari formaldehid ini juga termasuk dari bahan kimia bersifat karsinogenik. Apabila mengalaminya, segera gunakan CPR atau nafas buatan.

3. Klorin

Berikutnya yang perlu mendapatkan pengawasan selama pemakaian adalah klorin. Bahan ini tidak boleh dicampurkan dengan senyawa kimia lainnya secara sembarangan karena bisa menyebabkan gas beracun atau ledakan.

Apabila klorin mengenai kulit manusia, maka akan menyebabkan iritasi serta luka bakar. Selain itu, apabila bereaksi dengan cairan asam kuat, kemugkinan menimbulkan ledakan gas beracun. Tentunya hal ini cukup berbahaya bagi orang-orang.

4. Etilen Oksida

Bahan kimia berikutnya yang memiliki resiko berbahaya bagi kesehatan apabila terpapar adalah etilen oksida. Meskipun cukup efektif sebagai zat desinfektan, namun Anda perlu mengenali beberapa efek bahaya dari senyawa ini. Tujuannya agar menghindarkan dari hal-hal membahayakan.

Etilen oksida memiliki sifat yang mudah terbakar dan eksplosif. Oleh karena itu, pemakaiannya tidak boleh dicampurkan dengan bahan kimia lainnya secara sembarangan. Selain itu, juga menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan, mata dan kulit. Bahkan bersifat karsinogenik bagi tubuh manusia.

Meskipun sudah dilakukan oleh jasa semprot desinfektan, namun Anda perlu mengenali beberapa bahan kimia selama peracikan. Tujuannya agar mengetahui efek bahaya dari senyawa tersebut sehinga bisa menghindarkan resiko bahaya serta memahami pertolongan pertama jika terpapar.

Kesehatan
Tags: